Saya merasa sudah menjadi umat Kristiani yang baik, sampai suatu saat saya diajak teman masuk SEP. Sekedar mencoba, apa salahnya?
Bulan pertama saya tidak kerasan, tersiksa tugas-tugas yang masih asing buat saya. Saya pernah mencoba keluar, tetapi Roh Kudus melalui suami saya menguatkan saya untuk bertahan
Setelah dua tahun berlalu, Roh Kuduspun telah mengubah saya. Kalau dulu masalah rumah tangga, anak-anak, pekerjaan dan tugas terasa berat sakral sekarang cara memandangnya berubah, saya mampu menghadapi semuanya itu
Segala rasa dendam, sakit hati dan kepahitan berangsur-angsur menipis sejak saya menyadari bahwa saya berjalan bersama Kritus dan saya pun disadarkan untuk mempunyai tujuan hidup semakin lama semakin serupa dengan Yesus.
(Lil. K Pemuridan Kediri)